LANGKAHKALTENG, PALANGKA RAYA– Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman almarhum Wenfrid Simon Rambing, Purnawirawan TNI Angkatan Darat yang juga mertua dari Leonard S. Ampung, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus unsur pimpinan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng. Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pal 12, Kota Palangka Raya, Senin (24/11/2025).
Ketua Umum DPN Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia Kalimantan Tengah sekaligus Ketua HIPAKAD Kalteng, Yansen A. Binti, hadir langsung mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya. Atas nama keluarga besar HIPAKAD dan Gerdayak Indonesia, Yansen menyampaikan belasungkawa mendalam.
“Kami atas nama Himpunan Putra-Putri TNI Angkatan Darat Kalimantan Tengah beserta Gerdayak Indonesia menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum Bapak Wenfrid Simon Rambing. Kehadiran kami hari ini adalah wujud solidaritas kepada sesama anak tentara dan keluarga besar,” ujar Yansen saat ditemui usai prosesi pemakaman.

Yansen menegaskan, kehadirannya bersama anggota HIPAKAD dan Gerdayak bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, tetapi juga sebagai dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kami hadir untuk berbagi duka dan memberikan penghiburan bagi keluarga. Menjadi anak tentara adalah takdir, dan dalam takdir itu ada kewajiban untuk menjaga solidaritas, setia kawan, serta saling menopang ketika keluarga kita berada dalam kedukaan,” tambahnya.
Sebelum pemakaman di TPU Pal 12, rangkaian prosesi telah diawali dengan ibadah penghiburan di rumah duka, yang dihadiri keluarga besar, kerabat, serta jemaat dari berbagai denominasi gereja se-Kota Palangka Raya.

Tidak hanya keluarga dan jemaat gereja, sejumlah tokoh adat dan pejabat turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya H. Rahmat Nasution Hamka, Wakil Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), para kepala dinas dan ASN dari Pemerintah Provinsi Kalteng, serta jajaran organisasi HIPAKAD dan Gerdayak Indonesia Provinsi Kalteng. (red)

Tinggalkan Balasan