LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji Provinsi Kalimantan Tengah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Eka Hapakat Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya, Selasa (31/03/2026).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Akhmad Husain, dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan sebagai forum komunikasi dan koordinasi antara pemerintah provinsi, instansi vertikal, serta pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Menurutnya, kegiatan ini difokuskan untuk memantapkan kesiapan teknis dan administratif dalam proses pemberangkatan jamaah haji, sekaligus memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan tertib, lancar, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, saat membacakan sambutan Gubernur sekaligus membuka kegiatan, menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap umat Muslim, sehingga perlu dipersiapkan secara matang dan penuh tanggung jawab.
“Rapat koordinasi ini memiliki arti penting sebagai wadah menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, serta memastikan seluruh aspek pelayanan jamaah haji, mulai dari administrasi, kesehatan, transportasi hingga akomodasi dapat berjalan optimal tanpa kendala,” ujarnya.
Edy juga menekankan kepada seluruh pihak terkait untuk mengutamakan pelayanan terbaik bagi jamaah, khususnya bagi lanjut usia dan mereka yang memiliki risiko kesehatan. Selain itu, ia meminta agar kesiapan teknis dan administratif dipastikan secara menyeluruh serta koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan guna menghindari hambatan di lapangan.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun, sehingga seluruh jamaah dapat berangkat dalam kondisi siap dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
“Ini bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga bentuk pelayanan kepada umat. Mari kita laksanakan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian,” pungkasnya. (Ctr)

Tinggalkan Balasan