LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Dayak Bersatu (ADB) Kalimantan Tengah resmi menggelar kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus pada Kamis, 9 April 2026, di Kota Palangka Raya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi serta mempertegas komitmen ADB dalam menjaga persatuan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah.

Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut dilaksanakan di kediaman Dr. Ir. Aswin Usup, M.Sc yang beralamat di Jalan Yos Sudarso XIV Nomor 047, Palangka Raya. Kegiatan dihadiri oleh jajaran pengurus serta undangan dari berbagai kalangan.

Dalam susunan kepengurusan yang dikukuhkan, sejumlah tokoh turut ambil bagian, di antaranya Dr. Ir. Aswin Usup, M.Sc, Johan Bangkan, S.E, Dr. Yulian Surat, M.M., M.Si, Prof. Dr. Ir. Uras Tantulo, M.Sc, H. Siyin D. Rangka, S.E, serta Megawati Asmin.

Dalam sesi wawancara setelah prosesi pelantikan, perwakilan pengurus menegaskan bahwa fokus utama ADB adalah membalikkan paradigma pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Jika sebelumnya pengelolaan lahan sering kali menjadi prioritas tanpa dampak nyata, kini ADB berkomitmen agar kekayaan alam Kalimantan Tengah harus dikonversi menjadi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat Dayak.

“Tugas pokok kami adalah memastikan sumber daya alam yang melimpah ini digunakan untuk peningkatan SDM dan ekonomi masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di tanah sendiri,” ujar Johan Bangkan, Penasehat Pembina DPP ADB.

Selain fokus pada sektor ekonomi dan sosial, ADB juga mulai melirik ranah politik. Organisasi ini secara terbuka menyatakan dukungan agar putra daerah Dayak mampu menduduki posisi strategis di tingkat nasional, termasuk mendorong adanya perwakilan Dayak di jajaran menteri kabinet pemerintahan pusat.

Ketua Umum ADB Kalimantan Tengah, Megawati Asmin, menambahkan bahwa langkah strategis pertama setelah pelantikan pusat adalah melakukan penguatan internal dan konsolidasi organisasi.

“Kami akan melakukan rekrutmen besar-besaran di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. ADB terbuka bagi semua elemen, mulai dari mahasiswa, petani, hingga kaum profesional. Kami ingin ADB menjadi milik seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris ADB, Siyin F. Rangka, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai program strategis yang akan dijalankan dalam waktu dekat, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan peran generasi muda Dayak.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Selain sebagai ajang pengukuhan kepengurusan, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antaranggota dan tokoh masyarakat.

Dengan dilantiknya kepengurusan DPP ADB Kalimantan Tengah, diharapkan organisasi ini mampu menjadi wadah yang solid dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal di Bumi Tambun Bungai. (Ctr)