PALANGKA RAYA – Dr. H. Rus’ansyah, S.Ag., M.Pd., resmi mengemban jabatan baru sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Pelantikan ini dilaksanakan dalam agenda pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026, bertempat di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (26/05/2026).

Saat diwawancarai usai prosesi pelantikan, Rus’ansyah mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar dapat mengemban amanah baru ini dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah.

“Harapannya kita dapat mengemban amanah ini dengan baik. Kemudian juga bisa membantu Pak Gubernur dalam rangka menjalankan ataupun mengaplikasikan visi misi yang sudah disampaikan. Sehingga ke depan, mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik dan kekompakan, kita bisa betul-betul mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju dan Sejahtera,” ujar Rus’ansyah kepada awak media.

Selain itu, Rus’ansyah juga memberikan pembaruan terkait penyaluran bantuan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha dari Biro Kesra. Ia memastikan bahwa proses distribusi ke daerah-daerah berjalan dengan lancar berkat koordinasi yang kuat.

“Dari kemarin sudah berjalan, kawan-kawan dari Kesra maupun OPD pendamping ke daerah dalam rangka pembagian itu, dan berkoordinasi dengan Kesra Kabupaten/Kota. Hari ini alhamdulillah semuanya sudah berjalan dan dalam proses pengantaran ke masing-masing lokasi yang menerima,” jelasnya.

Ia membeberkan bahwa total bantuan hewan kurban untuk tahun ini mencapai kurang lebih 500 ekor yang disebar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, dengan prioritas utama untuk tempat ibadah.

“Pokoknya yang diutamakan itu masjid dan mushola, sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.

Meskipun secara kuantitas terdapat sedikit penurunan jumlah hewan kurban dibanding tahun sebelumnya akibat adanya efisiensi anggaran, Rus’ansyah memastikan bahwa hal tersebut tidak akan mengurangi esensi dan kualitas bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

“Karena efisiensi, ada penurunan sedikit. Tapi kualitasnya tetap sama,” pungkasnya optimis.(Red)