LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus mematangkan persiapan kabupaten/kota di wilayahnya untuk menghadapi penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional atau ajang Swasti Saba. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bapperida melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Prov. Kalteng, Chandra F. Asmara, seusai rapat Verifikasi dan Penilaian Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kepala Bapperida Provinsi Kalteng, Kota Palangka Raya, Rabu (10/06/2026).
Chandra menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi ini dilaksanakan atas petunjuk dan arahan langsung dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Prov. Kalteng. Fokus utama dari agenda ini adalah memastikan kesiapan dokumen administrasi dan komitmen nyata dari setiap kepala daerah.
“Pak Kaban menginstruksikan beberapa hal penting. Pertama adalah terkait komitmen kepala daerah yang dibuktikan melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Tim Pembina,” ujar Chandra saat diwawancarai.
Lebih lanjut, Chandra mengungkapkan bahwa saat ini tingkat ketercapaian pemenuhan indikator tersebut baru menyentuh angka 50 persen. Sementara itu, pemerintah pusat memberikan target yang cukup menantang agar kepesertaan dan penyelenggaraan KKS di Kalimantan Tengah bisa mencapai 100 persen.
“Kita ditargetkan oleh pemerintah pusat agar penyelenggaraan KKS ini harus 100 persen, yang dibuktikan dengan kepesertaan dan SK Tim Pembina. Melalui verifikasi hari ini, hal itulah yang benar-benar kita tekankan kepada teman-teman di kabupaten/kota,” imbuhnya.
Pihak Bapperida Prov. Kalteng berharap jumlah daerah yang berpartisipasi dan lolos verifikasi ke tingkat pusat mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya. Jika pada penilaian lalu hanya ada dua kabupaten yang ikut serta, tahun ini tren positif mulai terlihat dengan adanya lima kabupaten yang sudah menginput data self assessment.
“Tahun lalu kita baru dua yang mengikuti. Untuk tahun ini, sementara sudah ada lima kabupaten yang menginput data. Namun, berapa jumlah pasti kabupaten/kota yang akan kita tetapkan dan usulkan ke tingkat pusat, keputusannya akan kita dapatkan hari ini setelah kesimpulan hasil verifikasi selesai,” pungkas Chandra. (Ctr)

Tinggalkan Balasan