Palangka Raya – Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, menghadiri Perayaan dan Ibadah Natal Kerukunan Warga Ot Danum (KWOD) Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar pada Jumat, 9 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya dan diikuti warga Ot Danum dari berbagai daerah.
Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Injil Matius 1:21–24, dengan subtema “Pohotalla Lombut Unuk Monyolamat Keluarga Ihto”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan Natal yang penuh kebersamaan dan sarat nilai persaudaraan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkuat iman sekaligus menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
“Perayaan Natal Warga Ot Danum ini bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai kekeluargaan, serta menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Jaya S. Monong.
Ia menambahkan bahwa masyarakat Ot Danum memiliki peran strategis dalam menjaga nilai budaya, toleransi, dan kebersamaan yang menjadi kekuatan dalam pembangunan daerah.
“Saya berharap semangat Natal ini terus menginspirasi kita semua untuk saling menghormati, saling mendukung, dan bersinergi membangun daerah,” tambahnya.
Perayaan Natal KWOD Kalteng berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari penampilan seni budaya Karungut Ot Danum, puji-pujian, vokal grup, hingga happy line dance Natal yang melibatkan seluruh peserta. Usai perayaan, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah Natal yang berlangsung khidmat.
Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan Natal, doa makan bersama, serta pembagian doorprize. Melalui perayaan ini, KWOD Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat terus mempererat tali persaudaraan, memperkuat iman, serta menjaga kerukunan warga Ot Danum di Kalimantan Tengah. (red)

Tinggalkan Balasan