LANGKAHKALTENG, PALANGKA RAYA – Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Kalimantan Tengah menggelar Perayaan Syukur Natal dan Tahun Baru pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya, Jalan Tampung Penyang RTA Milono KM 6.

Kegiatan tersebut diawali dengan Ibadah Syukur Natal kemudian dilanjutkan dengan perayaan Natal. Perayaan tersebut mengusung semangat kebersamaan dan kekeluargaan seluruh warga Maluku yang berada di Kalimantan Tengah.

Ketua KKM Kalimantan Tengah, Benhard R. S. Obidaka, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, memperkuat iman, serta meneguhkan semangat hidup rukun di tengah keberagaman.

“Natal bukan hanya perayaan seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan kasih, damai, dan pengharapan. Melalui perayaan ini, kita ingin mempererat tali persaudaraan warga Maluku di Kalimantan Tengah serta meneguhkan komitmen hidup rukun, saling menghargai, dan berkontribusi positif bagi daerah,” ujar Benhard R. S. Obidaka.

Ia juga mengajak seluruh warga KKM untuk menjadikan Natal sebagai sarana memperkuat persatuan serta menjaga nilai-nilai budaya dalam bingkai kebangsaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal KKM Kalimantan Tengah, Yunus Sangaji, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang melalui kerja sama dan gotong royong panitia.

“Puji syukur kepada Tuhan, seluruh persiapan kegiatan Perayaan Syukur Natal dan Tahun Baru KKM Kalimantan Tengah dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah ibadah, silaturahmi, dan kebersamaan seluruh warga KKM, dengan harapan dan penuh sukacita,” kata Yunus Sangaji.

Perayaan ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rus’an, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran KKM dalam menjaga persatuan dan kerukunan di Kalimantan Tengah.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi Kerukunan Keluarga Maluku yang selama ini aktif menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. Perayaan Natal seperti ini bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebangsaan dan kebhinekaan,” ujar Rus’an.

Perayaan Syukur Natal dan Tahun Baru KKM Kalimantan Tengah ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan rohani, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial serta mempererat hubungan antarwarga Maluku dan masyarakat Kalimantan Tengah secara umum.