Palangka Raya – Asosiasi Bawi Dayak, Budaya dan Wisata Kalimantan Tengah (ASBADATA Kalteng) secara resmi menggelar pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-IX pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Adat Huma Betang, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh adat, serta anggota ASBADATA dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah.
Peringatan HUT ke-IX ASBADATA Kalteng tahun 2026 mengusung semangat pelestarian budaya Dayak sekaligus penguatan peran perempuan Dayak dalam bidang budaya dan pariwisata. Momentum perayaan ini menjadi sarana konsolidasi organisasi dalam memperkuat kontribusi perempuan Dayak terhadap pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

Ketua ASBADATA Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Muliadina MA Lewis, menyampaikan harapan besar agar ASBADATA dapat terus mendapat perhatian serta dukungan dari pemerintah daerah. Ia menegaskan kesiapan ASBADATA untuk bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah dalam mendorong berbagai program pembangunan.
“Kami memohon kepada pemerintah setempat agar dapat memperhatikan dan bekerja sama dengan kami. ASBADATA Provinsi Kalimantan Tengah siap mendukung dan menjalankan program-program pemerintah, apa pun yang diwacanakan maupun diprogramkan. Semua ini kami lakukan dalam rangka mendukung Indonesia Emas serta mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah,” ujar Hj. Muliadina MA Lewis.
Pembukaan HUT ke-IX ASBADATA Kalteng juga dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Hj. Sunarti, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas peran ASBADATA yang dinilai konsisten dalam melestarikan budaya Dayak serta mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam pengembangan sektor budaya dan pariwisata daerah.
Turut hadir Ketua Dewan Pembina ASBADATA Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, yang juga memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya soliditas organisasi serta peran strategis ASBADATA sebagai mitra pemerintah dan penjaga nilai-nilai budaya Dayak di tengah arus modernisasi.
Turut hadir juga Ida Riwut pemerhati perempuan Dayak dan sekaligus juga tokoh masyarakat pada kegiatan tersebut.
Selain kegiatan seremonial, perayaan HUT ke-IX ASBADATA Kalteng turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya, salah satunya lomba fashion show bernuansa budaya Dayak. Kegiatan tersebut menjadi wadah ekspresi kreativitas sekaligus media promosi kekayaan busana dan identitas budaya Dayak. Acara juga dirangkai dengan pengumuman pemenang lomba serta pembagian doorprize yang menambah semarak suasana perayaan.
Melalui peringatan HUT ke-IX ini, ASBADATA Kalteng berharap dapat terus memperkuat eksistensinya sebagai organisasi perempuan Dayak yang berperan aktif dalam pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, serta pembangunan Kalimantan Tengah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan