LANGKAHKALTENG, PALANGKA RAYA – Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kota Palangka Raya menggelar Perayaan Natal di Hotel Aurila, Kota Palangka Raya, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan dan persaudaraan antarumat Kristen, khususnya di lingkungan gereja-gereja Pentakosta di Kota Palangka Raya.

Perayaan Natal PGPI Kota Palangka Raya tahun 2026 mengusung tema “Persaudaraan dan Kerukunan dalam Kebersamaan”. Tema tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jemaat akan pentingnya menjaga keharmonisan, persatuan, serta semangat saling mengasihi, tidak hanya dalam kehidupan bergereja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, sub tema “Mempererat Persaudaraan Gereja-Gereja dalam Kerukunan, Kasih, dan Tanggung Jawab Bersama” menegaskan komitmen PGPI Kota Palangka Raya untuk terus membangun sinergi dan kerja sama yang solid antar gereja. Melalui tema dan sub tema tersebut, PGPI mendorong gereja-gereja untuk saling menopang dalam kasih dan tanggung jawab bersama demi terciptanya kehidupan yang rukun dan damai.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Natal PGPI Kota Palangka Raya, Pdt. Dr. Marten Pinatik, menyampaikan harapannya agar perayaan Natal ini menjadi sarana mempererat hubungan antar gereja dan jemaat. Ia menekankan bahwa Natal adalah momentum untuk menumbuhkan kasih, memperkuat persaudaraan, serta membangun rasa tanggung jawab bersama dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat.

“Melalui perayaan Natal ini, kita berharap hubungan antar gereja semakin erat, dipenuhi kasih, serta tumbuh rasa tanggung jawab bersama untuk menciptakan kehidupan yang rukun dan damai,” ujarnya.

Ketua PGPI Kota Palangka Raya, Pdt. Dodi Ramosta Sitepu, M.Th., juga turut menyampaikan sambutan dalam perayaan tersebut. Ia mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan makna Natal sebagai landasan dalam memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan antar sesama. Pada kesempatan itu, Pdt. Dodi bersama seluruh unsur PGPI Kota Palangka Raya juga menyampaikan belasungkawa dan doa bagi para korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh.

“Kami turut berduka cita atas bencana yang terjadi. Kiranya Tuhan memberikan penghiburan, kekuatan, dan pemulihan bagi seluruh saudara-saudara kita yang terdampak,” ungkapnya.

Perayaan Natal PGPI Kota Palangka Raya ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Mimi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan Natal tersebut yang dinilai mampu memperkuat persaudaraan dan kerukunan antar gereja.

Ia berharap PGPI Kota Palangka Raya dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, toleran, dan penuh kasih di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.

Perayaan Natal ini menjadi wadah silaturahmi dan kebersamaan bagi para pendeta, jemaat, serta perwakilan gereja-gereja yang tergabung dalam PGPI Kota Palangka Raya. Selain ibadah, kegiatan ini juga berlangsung dalam suasana penuh sukacita Natal yang sarat dengan nilai-nilai spiritual, persaudaraan, dan toleransi.

Melalui perayaan Natal ini, PGPI Kota Palangka Raya berharap semangat Natal dapat terus hidup dalam keseharian jemaat, menjadi teladan dalam membangun kerukunan antar gereja, serta berkontribusi positif bagi kehidupan sosial dan kerukunan umat beragama di Kota Palangka Raya. (red)