PALANGKA RAYA – Suksesi kepemimpinan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Tengah membawa harapan besar bagi keberlanjutan program-program strategis. Ketua terpilih nantinya diamanahkan untuk menuntaskan tiga program unggulan yang telah dirancang oleh kepengurusan sebelumnya.
Dalam sebuah wawancara H. Muhammad Syahrun, terungkap bahwa fokus utama PWNU Kalteng ke depan akan tertuju pada penguatan infrastruktur dan layanan umat. Tiga poin utama tersebut meliputi transformasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) menjadi Universitas Nahdlatul Ulama, peningkatan status Klinik NU menjadi Rumah Sakit, serta penyelesaian pembangunan kantor NU yang representatif setinggi empat lantai.
“Ketua terpilih nanti akan meneruskan program yang sudah dibuat ketua terdahulu. Ada program unggulan yang perlu diselesaikan, salah satunya ITSNU harus menjadi Universitas,” ujar Syahrun saat ditemui disela sela kegiatan Konferensi Wilayah (Konferwil) XIII Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Jaya Tingang Lantai I Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (14/2/2026).

Selain fokus pada pembangunan fisik dan institusi, PWNU Kalteng juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Pengurus Cabang (PC) di seluruh kabupaten/kota guna memantapkan sumbangsih NU bagi pemerintah daerah.
Di sektor pendidikan dan kesejahteraan umat, NU berperan aktif memfasilitasi komunikasi dengan Pemerintah Provinsi. Kabar baiknya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Gubernur akan memberikan perhatian khusus berupa tunjangan bagi para pendidik di tingkat TPA, guru ngaji, hingga imam masjid dan marbot.
“NU memfasilitasi itu semua. Seluruh pendidik, baik TPA maupun guru ngaji, akan diberikan semacam tunjangan oleh Gubernur sebagai bentuk kepedulian,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkokoh peran NU di Kalimantan Tengah, tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai pilar pembangunan pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan