LANGKAHKALTENG, PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan mitra kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi momentum berbagi berkah di bulan suci Ramadan.
Kepala Disdagperin Provinsi Kalteng sekaligus Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalteng, Norhani, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, pengurus wilayah MES, serta seluruh pegawai di lingkungan Disdagperin, mulai dari ASN, P3K, hingga tenaga kontrak.
“Tujuan utama kami adalah menjalin silaturahmi dan nilai kebersamaan. Kami tidak membedakan satu sama lain, bahkan rekan-rekan non-muslim pun ikut berkontribusi aktif. Ini adalah misi kita bersama menuju Kalteng yang makin BERKAH, maju, dan sejahtera,” ujar Norhani saat ditemui di sela-sela acara.
Kegiatan yang menghadirkan Ketua MUI Kalteng, Prof. KH. Khairil Anwar sebagai penceramah ini juga dirangkaikan dengan pembagian paket berkah bagi masyarakat yang membutuhkan. Norhani menekankan pentingnya rasa memiliki dan kepedulian antar sesama di bulan Ramadan.
Selain fokus pada kegiatan sosial, Norhani juga memberikan kabar baik terkait kondisi pasar di Kalimantan Tengah memasuki satu minggu jalannya ibadah puasa. Menurutnya, harga kebutuhan pokok di pasaran terpantau masih stabil.
“Memang ada kenaikan di beberapa komoditi, namun tidak signifikan. Yang terpenting adalah ketersediaan barang. Kami pastikan stok di pasar tetap ada dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa tim dari perlindungan konsumen telah melakukan pengawasan ketat terhadap makanan dan takjil yang dijual di berbagai lokasi. Berdasarkan hasil pantauan, takjil yang beredar dinyatakan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan harga menjelang Idul Fitri, Disdagperin Kalteng berencana kembali melakukan sidak pasar besar-besaran pada awal Maret mendatang.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan pihak terkait untuk turun langsung ke lapangan. Pemantauan harga akan kami lakukan secara rutin setiap saat guna memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga bagi warga Kalimantan Tengah,” tutup Norhani. (Ctr)

Tinggalkan Balasan