LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKARAYA –Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan komitmen Polri bersama instansi terkait dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah. Hal ini disampaikan usai Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) di Lapangan Barigas, Mapolda Kalteng, Jumat (17/4).
Irjen Pol Iwan Kurniawan menyatakan bahwa penanggulangan karhutla tahun ini menjadi prioritas utama, terutama dengan adanya fenomena El Nino yang diprediksi meningkatkan risiko kekeringan. Sebagai langkah konkret, sebanyak 7.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah telah disiagakan.
“Hari ini kita melaksanakan apel kolaborasi untuk mengecek kesiapan personel dan sarpras. Sesuai amanat Pak Gubernur, upaya pencegahan dan pengendalian ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, harus dilakukan bersama-sama,” ujar Kapolda di hadapan awak media.
Kapolda menjelaskan bahwa upaya pencegahan sudah mulai berjalan melalui sosialisasi masif kepada masyarakat. Ia mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran hutan. Namun, bagi masyarakat yang terpaksa mengolah lahan, Kapolda mengingatkan agar tetap mematuhi Peraturan Daerah (Perda) yang telah ditetapkan Gubernur.
Beberapa poin penting dalam aturan tersebut di antaranya adalah kewajiban melapor sebelum melakukan pembakaran, pembatasan luas lahan yang dibakar, serta larangan membakar lebih dari 2 hektar dalam satu desa secara bersamaan.
“Meski ada aturan di Perda, di tengah kondisi El Nino ini jauh lebih baik jika tidak ada yang membakar lahan sama sekali,” tegasnya.
Sebagai langkah pengawasan ketat, Kapolda bersama Gubernur, Pangdam, dan Kabinda dijadwalkan akan melakukan patroli udara mulai minggu depan untuk memantau titik-titik rawan api (hotspot) di seluruh wilayah Kalteng.
Langkah ini menyusul penetapan status siaga tanggap bencana yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Di akhir keterangannya, Irjen Pol Iwan Kurniawan juga mengajak insan pers untuk aktif membantu sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat luas.
“Kami minta bantuan teman-teman wartawan untuk menyosialisasikan ini. Mari kita jaga Kalimantan Tengah agar terbebas dari kebakaran hutan dan lahan,” tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan