LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Kabupaten Pulang Pisau kembali menunjukkan eksistensinya dengan berpartisipasi aktif dalam ajang tahunan bergengsi, Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026. Kehadiran kontingen ini menjadi bukti komitmen daerah dalam melestarikan sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah.
Saat diwawancarai di sela-sela kemeriahan festival di Palangka Raya, Minggu (17/5/2026), Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i mengungkapkan rasa optimis sekaligus harapannya terhadap keikutsertaan daerah yang dipimpinnya. Meski menargetkan hasil terbaik, esensi utama dari keikutsertaan ini adalah ruang partisipasi budaya.
“Kita berharap menang, tapi mudah-mudahan apa pun hasilnya, yang penting Pulang Pisau ikut berpartisipasi karena ini menyangkut kebudayaan di Kalimantan Tengah,” ujar Bupati di tengah riuhnya suara musik tradisional festival.
Pada pergelaran tahun ini, Pulang Pisau secara khusus mengusung tema yang erat kaitannya dengan hasil alam, khususnya sektor pertanian yang selama ini menjadi komoditas andalan dan identitas daerah.
“Kita mengusung tema terkait hasil dari alam dan pertanian kita. Semuanya menyangkut kebudayaan, tapi yang utama adalah bagaimana memperlihatkan hasil pertanian kita, karena Pulang Pisau itu terkenal dengan pertaniannya,” jelasnya.
Ketika disinggung mengenai perkembangan sektor pertanian yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, Bupati menyampaikan bahwa produktivitas pangan di wilayahnya terus menunjukkan tren positif yang menggembirakan.
“Pertanian di Pulang Pisau luar biasa. Alhamdulillah sampai saat ini hasil panen masyarakat selalu meningkat,” tambahnya dengan nada bangga.
Kendati Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan adanya musim kemarau, Bupati tetap menaruh harapan besar agar sektor pertanian lokal tidak goyah, demi menjaga roda perekonomian masyarakat.
“Harapan kami, walaupun ada perkiraan cuaca kemarau dari BMKG, mudah-mudahan hasil panen masyarakat tetap berlimpah. Karena pertanian ini yang akan menjadi sumber ekonomi masyarakat untuk bisa lebih maju lagi,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan