LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – FIFGROUP terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Jam Sosial Mengajar di tahun 2026 yang bekerjasama dengan pihak sekolah SMK di seluruh Indonesia.
Dalam pelaksanaan yang baru ini adalah sebanyak 100 siswa/siswi dari SMK Negeri 4 Palangka Raya mengikuti kegiatan edukasi keuangan yang digelar FIFGROUP Palangka Raya bersama SMK Negeri 4 Palangka Raya Senin 25 Mei 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari implementasi pilar FIFGROUP Pintar sekaligus mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin keempat tentang pendidikan berkualitas.
Dalam kegiatan itu, para pelajar mendapatkan materi bertema “Mewujudkan Generasi Emas Melalui Literasi Keuangan” yang disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Cabang FIFGROUP Palangka Raya, Lalu Hariyadi Surya mengatakan, edukasi keuangan sejak dini penting untuk membentuk generasi yang bijak dalam mengelola keuangan. Menurutnya, program Jam Sosial Mengajar diharapkan mampu memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan yang bermanfaat bagi masa depan para siswa.

“Melalui program Jam Sosial Mengajar ini, kami berharap para siswa memperoleh pemahaman dasar mengenai literasi keuangan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan, edukasi sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi yang lebih bijak dalam mengelola keuangan,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 3 Tahun 2023 tentang peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Palangka Raya Ibu Susiawantiy. S,Pd, M. M. M,Pd sangat menyambut dengan baik serta mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Jam Sosial Mengajar FIFGROUP Ia berharap para siswa dapat lebih mudah memahami pentingnya mengelola uang secara bijak sejak usia sekolah dan tidak terjebak gaya hidup konsumtif.
“Kami berharap generasi muda dapat lebih bijak dalam menggunakan uang yang diberikan orang tua dan tidak terjebak pada gaya hidup konsumtif semata,” kata Ibu Susiawantiy.
Materi edukasi disampaikan oleh Ibu Agnes Alvionyta, S.T, Gr yang memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan serta risiko kejahatan finansial digital.
“Kami ingin siswa mengenali risiko kejahatan keuangan sejak dini serta memahami industri jasa keuangan agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk perlindungan teknologi yang merugikan,” ujar Agnes.
Menurut Agnes, para pelajar perlu memahami ancaman keuangan modern, termasuk praktik perjudian online dan berbagai bentuk topik teknologi digital lainnya.
Program Jam Sosial Mengajar sendiri direncanakan berlangsung di 262 cabang FIFGROUP di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026, dengan target melibatkan sekitar 85 siswa di setiap sekolah penerima manfaat. (red)

Tinggalkan Balasan