LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan mengusung tema “Aparatur Sipil Negara Sehat, Bugar, Ceria untuk Kalteng Semakin Berkah”. Kegiatan berlangsung di Aula Eka Hapakat (AEH) Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, yang hadir mewakili Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Anang Dirjo menegaskan bahwa sosialisasi Germas bertujuan mendorong terbentuknya budaya hidup sehat yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Rapat Germas ini bertujuan untuk mendorong gerakan terwujudnya budaya pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, budaya hidup sehat merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, ketergantungan terhadap layanan kesehatan dapat ditekan sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah.

“Bagi pemerintah, budaya hidup sehat merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Membangun kemandirian masyarakat terhadap penyebaran penyakit akan mengurangi ketergantungan terhadap layanan kesehatan, meningkatkan produktivitas dan daya saing, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan menuju Indonesia yang maju dan sejahtera,” katanya.

Anang juga menekankan bahwa penerapan pola hidup sehat harus dimulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, ASN yang sehat secara fisik maupun mental akan mampu menjalankan tugas pemerintahan secara optimal sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah.

“Dimulai dari ASN, penerapan pola hidup sehat mencerminkan komitmen untuk membangun birokrasi yang tangguh dan adaptif. Aparatur yang sehat secara fisik dan mental memiliki kapasitas yang lebih baik dalam menjalankan tugas pemerintahan serta mendukung percepatan pembangunan daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Rus’ansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi diikuti sebanyak 74 peserta yang berasal dari berbagai unsur di lingkungan pemerintah daerah.

Peserta terdiri atas perwakilan Bagian Kesra Sekretariat Daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, masing-masing dua orang, serta perwakilan dari biro-biro di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, masing-masing delapan orang.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap budaya hidup sehat semakin tertanam di kalangan ASN sehingga dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam mendukung implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (ctr)