PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Kota (DPK) Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia Kota Palangka Raya resmi menggelar kegiatan Perkenalan Keakraban & Peresmian Anggota Baru. Acara yang berlangsung di halaman Gedung Joang 45 Kalteng, Jl. Seth Adji, Kota Palangka Raya tersebut dilaksanakan pada Sabtu (01/08/2026).
Ketua DPK Gerdayak Kota Palangka Raya, Dr. Uria Ninu N. Ludjen, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa rekrutmen ini berjalan atas restu dan petunjuk dari tingkat Nasional maupun Provinsi Kalimantan Tengah. Langkah ini menjadi bagian penting bagi keberlanjutan roda organisasi.
“Hari ini kami melakukan rekrutmen anggota baru, personil baru untuk regenerasi dan keberlanjutan Gerdayak, khususnya Gerdayak Kota Palangka Raya. Ini adalah perekrutan angkatan ketiga yang berjumlah kurang lebih 49 orang,” ujar Uria Ninu saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Uria menambahkan, orientasi perekrutan ini juga diselaraskan dengan agenda nasional seperti program bela negara, bela bangsa, hingga peluang keterlibatan dalam Komponen Cadangan (Komcad) nasional. Ia berharap, melalui wadah ini akan lahir pemuda Dayak yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.
Di tempat yang sama, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerdayak Indonesia, Yansen A. Binti, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif DPK Gerdayak Kota Palangka Raya. Menurutnya, langkah ini akan menjadi pemantik bagi kabupaten-kabupaten lain di Kalimantan Tengah untuk melakukan hal serupa.
“Kami menyambut baik pelaksanaan rekrutmen ini. Dari Kota sudah bersiap untuk mengadakan latihan bela negara. Saat ini ada sekitar 49 anggota baru dan jumlahnya masih bisa bertambah. Perekrutan ini penting untuk menyambung estafet kepemimpinan dari pengurus yang ada,” kata Yansen.
Lebih lanjut, Yansen menegaskan komitmen Gerdayak Indonesia untuk terus memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mengawal dan mendukung pembangunan di segala bidang.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan keakraban, para anggota baru dijadwalkan akan mengikuti prosesi api unggun pada malam hari. Agenda tersebut dirancang untuk memperkuat nilai-nilai spiritualitas serta memperdalam pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara. (Ctr)

Tinggalkan Balasan