PALANGKA RAYA – Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar syukuran dan pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Palangka Raya, Minggu (30/08/2026), sekaligus mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalteng, Muhamad Rus’an, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digelar PD KKB tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada PD KKB atas kebersamaan kita pada kesempatan ini,” kata Agustiar dalam sambutan tertulisnya.

Menurut Agustiar, peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga bagi kemerdekaan Indonesia.

Ia menilai berbagai perlombaan dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI juga dapat menjadi ruang mempererat silaturahmi, memupuk kebersamaan, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Agustiar turut menyampaikan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi dalam perlombaan tersebut.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang lomba. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Sementara bagi peserta yang belum meraih juara, Agustiar meminta mereka tidak berkecil hati. Ia menilai partisipasi seluruh peserta tetap menjadi bagian penting dari semangat kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan.

“Partisipasi dan kebersamaan yang Anda tunjukkan merupakan bukti, semangat perjuangan masih terus bergelora di dalam jiwa masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga mengingatkan masyarakat mengenai ancaman karhutla di tengah kondisi musim kemarau di Kalimantan Tengah.

Ia menegaskan, pencegahan dan penanggulangan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah, TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta menjaga lingkungan dari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

“Jika melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran liar, segera laporkan kepada petugas terdekat atau Satgas Karhutla,” tegasnya.

Agustiar menyebut upaya menjaga kelestarian hutan dan kualitas udara di Kalimantan Tengah juga menjadi bagian dari bentuk perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air.

Ia berharap masyarakat dapat menjaga lingkungan secara bersama-sama agar dampak asap tidak mengganggu kesehatan, terutama anak-anak dan kelompok rentan, serta tidak menghambat aktivitas maupun perekonomian.

“Mari kita tutup rangkaian Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI ini dengan komitmen baru, yaitu menjaga persatuan, meningkatkan prestasi, serta menjaga alam Kalimantan Tengah agar tetap hijau, aman, dan bebas dari asap,” pungkasnya.