PALANGKA RAYA, LANGKAHKALTENG.ID – Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah bersama organisasi masyarakat (ormas) Dayak menyalurkan bantuan logistik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim gabungan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah.
Ketua Umum DPN Gerdayak Indonesia sekaligus Ketua II DAD Kalteng, Yansen A. Binti, menyampaikan rasa terima kasih dan dukungan moral kepada para relawan, personel BPBD, serta prajurit TNI-Polri yang tak kenal lelah memadamkan kobaran api di lapangan.
“Kami mengucapkan selamat berjuang bagi para relawan peduli Karhutla, prajurit TNI-Polri, dan BPBD yang saat ini bahu-membahu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah,” ujar Yansen A. Binti di Rumah Betang Hapakat DAD Kalteng, Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).

Aksi kepedulian sosial ini merupakan hasil kolaborasi DAD Kalteng bersama berbagai Ormas Dayak seperti Gerdayak, Fordayak, unsur perguruan tinggi Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, BSM, serta dukungan dari sektor swasta dan perbankan seperti PT Tuah Globe Mining, Syailendra, Apotek K-24, Pinsar, Panin Bank, dan PT CAA.
Yansen menjelaskan, bantuan disalurkan secara simultan oleh tujuh kelompok relawan yang menyasar tujuh titik posko penanggulangan Karhutla di wilayah Kota Palangka Raya. Titik keberangkatan tim dipusatkan dari Rumah Betang Hapakat DAD Kalteng, yang juga menyediakan fasilitas ruang oksigen gratis.
“Bukan hanya masker pengganti yang kami bagikan untuk petugas yang maskernya sudah kotor, tetapi kami juga menyalurkan peralatan, air mineral, kue, hingga bahan makanan untuk menunjang kebutuhan saudara-saudara kita yang berjuang di lapangan,” jelasnya.
Mengingat kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena kemarau El Nino yang disertai angin kencang, Yansen turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif mencegah munculnya titik api baru.
“Kami berharap masyarakat tidak diam dan ikut berpartisipasi. Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan sementara ini jangan membakar lahan. Kondisi kemarau El Nino sangat rawan kebakaran. Sampah sebaiknya ditimbun saja daripada dibakar. Semoga musibah Karhutla ini bisa segera diatasi dan berlalu,” tutup Yansen. (Ctr)

Tinggalkan Balasan