LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Dayak (DPP GERDAYAK) Indonesia Kalimantan Tengah diselimuti duka mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh senior mereka, Almarhum Lodewiyk Ch. Iban. Prosesi pemakaman diawali dengan ibadah penghiburan sebelum jenazah dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Pal 2,5 Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).
Ketua Umum DPN Gerdayak Indonesia, Yansen A. Binti, hadir langsung dalam prosesi pelepasan tersebut untuk memberikan penghormatan terakhir. Sembari mengenang perjalanan hidup almarhum, Yansen mengungkapkan bahwa hubungan keduanya telah terjalin sangat erat sejak masa muda hingga bersama-sama berkiprah di panggung politik sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.
“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudara kami, Lodewiyk Christopel Iban, S.H. Beliau adalah teman saya sejak kami sama-sama bujang, berjuang bersama, hingga terakhir sama-sama bertugas di DPRD Kalteng,” ujar Yansen.
Selama berkiprah di Gerdayak Indonesia Kalteng, almarhum menduduki posisi penting di Dewan Senior dengan fokus mengkaji bidang Hukum dan HAM. Menurut Yansen, almarhum merupakan sosok yang memiliki dedikasi dan konsistensi tinggi dalam memperjuangkan serta mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak. Bahkan, almarhum selalu aktif mendampingi organisasi saat ekspansi ke wilayah lain seperti Kalimantan Timur.
Yansen juga membagikan kenangan personal tentang almarhum yang dikenal gemar menyetir kendaraan sendiri meski usianya tak lagi muda. Namun, dalam satu tahun terakhir, kondisi kesehatan almarhum menurun hingga harus menggunakan tongkat saat beraktivitas.
“Kami tentu merasa sangat kehilangan. Kepada keluarga yang ditinggalkan, anak-anak, dan cucu-cucu almarhum, kami mendoakan semoga diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Yansen menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh kader dan anggota Gerdayak di penjuru Kalimantan untuk senantiasa memelihara rasa kepedulian dan kebersamaan.
“Pesan saya untuk seluruh anggota Gerdayak di mana pun berada, di mana ada saudara kita yang tertimpa kesusahan, kita mesti hadir dan membantu. Saling mendampingi dalam kondisi apa pun adalah nilai utama kita,” tegas Yansen.

Tinggalkan Balasan