PALANGKA RAYA – Komunitas Sahabat Doa Firman Kebenaran Kehidupan (SDFKK) Kota Palangka Raya kembali melanjutkan aksi sosial penyaluran bantuan masker bagi masyarakat terdampak musibah kabut asap di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya, Rabu (16/9/2026).
Aksi sosial yang digelar pada Rabu ini merupakan rangkaian lanjutan dari kegiatan sosial yang telah dimulai sejak Minggu, 13 September 2026. Pada tahap awal tersebut, sebanyak 500 lembar masker telah disalurkan khusus kepada jemaat Gereja Sakatik.
Koordinator SDFKK Kota Palangka Raya, Demi Nesi, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 3.000 lembar masker atau setara dengan 300 pak (isi 10 lembar per pak). Bantuan murni berupa masker ini disumbangkan oleh seorang donatur asal Jakarta.
“Masker ini merupakan bantuan dari salah satu donatur yang berasal dari Jakarta. Beliau tergerak hatinya melihat kondisi daerah kita yang terdampak kabut asap. Bantuan ini berkat inisiasi Pembina sekaligus Founder SDFKK, Pak Pdt. Fu Kwet Khiong M.A, yang mengajak donatur untuk membantu,” ujar Demi Nesi saat wawancara bersama awak media di Palangka Raya, Rabu (16/9/2026).
Demi menambahkan, bantuan tersebut diserahkan ke total 12 titik penyerahan (termasuk penyerahan awal di Gereja Sakatik pada hari Minggu lalu). Adapun rincian lokasi penyaluran bantuan masker tersebut meliputi:
* Gereja Panega, Jl. Mendawai Induk (diserahkan 150 lembar / 15 pak)
* Gereja Sion
* Gereja Efrata
* Gereja Pangarinah
* Gereja Eklesia
* Rutan Kelas IIA Palangka Raya
* Gereja Parapah
* Resort Palangka Raya (Gereja Maranatha)
* Resort Palangka Raya Hilir
* Resort Palangka Raya Tengah
* Gereja Mahanaim
* Resort Palangka Raya Hulu
* Gereja Sakatik (telah disalurkan pada Minggu, 13 September)
Seluruh bantuan masker di-drop melalui pengurus resort, kantor jemaat gereja, serta pihak Rutan Kelas IIA, yang selanjutnya memiliki kebijakan untuk mendistribusikannya secara langsung kepada jemaat, warga binaan, serta masyarakat yang membutuhkan.
Melalui penyaluran masker ini, Demi mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan diri dengan disiplin menggunakan masker saat berada di luar rumah. Ia juga berharap gerakan ini dapat mengetuk hati donatur lain untuk turut memberikan uluran tangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memakai masker yang dibagikan ini demi menjaga kesehatan. Kami juga berharap makin banyak donatur yang tersentuh hatinya untuk membantu dan mendukung saudara-saudara kita yang terdampak musibah kabut asap ini,” pungkas Demi.

Tinggalkan Balasan