LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Menghadapi kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin parah di Kota Palangka Raya, Anggota DPRD Kota Rusdiansyah mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan kesehatan diri serta keluarga, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Rusdiansyah mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih dipenuhi asap. Apabila memang tidak ada keperluan mendesak, masyarakat diharapkan tetap berada di dalam rumah demi mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Dalam kondisi kabut asap seperti sekarang ini, saya mengimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan. Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya tetap berada di rumah saja. Terutama bagi orang tua, mari kita lindungi anak-anak kita agar tidak terlalu banyak terpapar asap,” ujarnya, Senin (12/10/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah agar menggunakan masker yang sesuai, membatasi waktu beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari kegiatan fisik berat di tengah kondisi udara yang tidak sehat.
Menurutnya, perhatian khusus harus diberikan kepada anak-anak karena mereka membutuhkan perlindungan ekstra dari paparan asap. Orang tua diharapkan mengurangi kegiatan anak di luar rumah, termasuk aktivitas bermain di halaman maupun kegiatan olahraga di ruang terbuka selama kabut asap masih pekat.
Di sisi lain, Rusdiansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, petugas pemadam kebakaran, serta aparatur pemerintah yang telah bekerja keras siang dan malam untuk melakukan pemadaman karhutla di berbagai wilayah.
“Kita mengetahui bahwa para relawan, petugas pemadam kebakaran, dan jajaran pemerintah sudah berupaya maksimal, bahkan bekerja siang dan malam untuk memadamkan api. Tentu kita menghargai perjuangan mereka yang berada langsung di lapangan dalam menghadapi kondisi yang tidak mudah ini,” ungkapnya.
Namun, ia menjelaskan bahwa upaya pemadaman menghadapi tantangan besar akibat musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan lahan menjadi sangat kering. Kondisi tersebut semakin menyulitkan pemadaman, terlebih sebagian wilayah Kota Palangka Raya memiliki karakteristik tanah gambut yang memungkinkan api menjalar dan bertahan di bawah permukaan tanah.
Karena itu, menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, petugas di lapangan, relawan, maupun masyarakat. Selain mendukung upaya pemadaman, masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada petugas terkait.
“Situasi ini membutuhkan kepedulian dan kerja sama kita semua. Petugas terus berjuang memadamkan api, sementara masyarakat juga harus mengambil langkah pencegahan dengan menjaga kesehatan keluarga, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta tidak melakukan pembakaran lahan,” tambahnya.
Rusdiansyah berharap kondisi kabut asap di Kota Palangka Raya segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. Ia juga mengajak seluruh warga untuk saling mengingatkan, menjaga lingkungan, dan mendoakan agar para petugas yang bertugas di lapangan senantiasa diberikan keselamatan dan kekuatan.
“Untuk sementara, mari kita utamakan keselamatan dan kesehatan keluarga. Jangan abaikan dampak asap, lindungi anak-anak kita, gunakan masker jika harus keluar rumah, dan tetap waspada sampai kondisi udara kembali membaik,” tutupnya. (ctr)

Tinggalkan Balasan