Palangka Raya, Langkah Kalteng ID – Ketua Umum Gabungan Betang Bersatu Kalteng (GBB-KT), Tomie Sungket menghadiri peluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan RTA Milono No.1, Palangka Raya, Jumat (20/2/2026).

Peluncuran program strategis daerah tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Edi Pratowo, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, para kepala dinas, organisasi masyarakat, BEM mahasiswa, serta insan pers.

Kepada awak media, Ketua Umum Gabungan Betang Bersatu Kalteng (GBB-KT), Tomie Sungket mengatakan dalam hal ini secara organisasi kami sangat mendukung program dari Kartu Umum Betang ini, akan tetapi program ini harus bisa berjalan lancar dan tepat sesaran kepada masyarakat.

“Karena masih banyak masyarakat Kalimantan Tengah yang menanyakan apakah program Kartu Umum Betang ini berlaku untuk semua warga masyarakat atau ada orang tertentu saja yang bisa mendapatkannya, ” ucapnya.

Tomie Sungket menegaskan karena waktu pertama dibagikan kartu itu, siapa yang mendapatkan kartu itu akan memberikan bantuan suara, Itu yang disampaikan waktu itu program Kartu Huma Betang itu kepada masyarakat, sehingga waktu itu masyarakat sangat tertarik.

“Bahkan waktu pertama disampaikan dapat bantuan perkeluarga nilainya 2 juta rupiah, Oleh sebab itu masyarakat banyak yang bertanya apakah semua masyarakat baik yang mampu atau yang tidak mampu yang menerima, ” tegas Ketua Umum Gabungan Betang Bersatu Kalteng (GBB-KT) tersebut.

Ketua Umum Gabungan Betang Bersatu Kalteng (GBB-KT) tersebut berharap Pemerintah Provinsi Kalteng bisa menjalankan program ini bebar-benar tepat ke masyarakat Kalteng serta jangan hanya ada kalangan tertentu saja yang berhak mendapatkannya.

“Dan saya juga berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalteng terkait masalah kartu itu, kalau bisa diumumkan secara resmi kepada masyarakat yang sudah menerima kartu, supaya masyarakat itu tidak kecewa, ” ungkap Tomie Sungket.

sebagai informasi, Pemerintah Provinsi memastikan kesiapan sistem digital dalam mendukung penyaluran Program KHBS. Mekanisme teknis penyaluran bantuan dilakukan melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) yang digunakan untuk memproses klaim dan pencairan bantuan bagi Keluarga Penerima Manfaat secara digital.

Dengan dukungan sistem elektronik tersebut, pemerintah berharap penyaluran bantuan menjadi lebih transparan, cepat, dan akuntabel, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan maupun penyimpangan di lapangan.

Program Kartu Huma Betang Sejahtera memberikan berbagai bentuk dukungan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku, meliputi bantuan biaya sekolah, bantuan biaya kuliah, bantuan iuran layanan kesehatan, pelatihan kerja berbasis kompetensi, bantuan bagi petani, bantuan bagi nelayan, serta bantuan sosial lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap program ini mampu memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Sumber : ctr / tn-t7 / red