Palangka Raya, Langkah Kalteng – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim merespon pisitif kunjungan wisatawan ke Palangka Raya sepanjang 2025 menembus angka 644.270 orang, namun di balik lonjakan tersebut masih menjadi persoalan karena kunjungan yang belum merata dan musiman.
Dikatakan, Arif M. Norkim, peningkatan jumlah wisatawan patut diapresiasi, akan tetapi pemerintah daerah agar tidak cepat berpuas diri karena pergerakan wisatawan masih terkonsentrasi pada libur panjang dan akhir pekan.
“Tetapi kalau kunjungan hanya ramai saat musim liburan, artinya pengelolaan dan promosi wisata belum berjalan secara optimal sepanjang tahun,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya tersebut, Selasa (13/1/26).
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya tersebut menuturkan kondisi tersebut menjadi sinyal perlunya strategi yang lebih matang agar destinasi wisata di Palangka Raya tetap hidup pada hari biasa maupun saat low season.
“Kami DPRD mendorong Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) untuk lebih kreatif menghadirkan agenda wisata yang berkelanjutan, ” tutur Arif M. Norkim.
Arif menyarankan pemerintah daerah agar ada penguatan event rutin, promosi berbasis komunitas, hingga pengembangan wisata edukasi dan budaya yang bisa menarik pengunjung kapan saja, tidak bergantung momen tertentu.
“Sangat penting pembenahan sarana dan prasarana wisata seperti akses jalan, kebersihan kawasan, hingga fasilitas pendukung dinilai berperan besar dalam menciptakan kenyamanan wisatawan, ” jelas Anggota Komisi III tersebut.
Lebih lanjut, Ia menyebutkan bahwa kami di DPRD mendukung penuh pengembangan pariwisata, selama tujuannya jelas: pemerataan kunjungan, peningkatan PAD, dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar destinasi.
“Karena dalam data kunjungan 2025 sebagai bahan evaluasi, Dewan berharap sektor pariwisata Palangka Raya pada 2026 bisa tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan. Kalau dikelola konsisten, pariwisata bisa jadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar ramai musiman,” beber. (red / ist)

Tinggalkan Balasan