Palangka Raya, Langkah Kalteng ID –  Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah apresiasi langkah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya melaksanakan Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I Tahun 2026 pada selasa 1 April 2026 lalu sangat positif dalam mengukur peningkatan pendapatan daerah. 

“Capaian pajak daerah oleh Bapenda Kota Palangka Raya telah melampaui target triwulan di atas 25 persen dari target 20 persen, Ini menunjukkan potensi PAD Kota Palangka Raya yang cukup besar dan terus dioptimalkan, ” ucapnya, Minggu (5/4/26).

Rusdiansyah juga menjelaskan bahwa target triwulan sudah di atas 25 persen, Akan tetapi masih rendahnya realisasi retribusi yang berada di kisaran 15 persen, akan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditindaklanjuti oleh Bapenda Kota Palangka Raya.

“Karena dalam evaluasi ini harus menjadi momentum untuk berbenah pada sektor retribusi yang masih jauh dari target, Sehingga dibutuhkan terobosan-terobosan agar seluruh potensi PAD dapat tergali secara optimal, ” jelas Politisi Partai PKB tersebut.

Politisi Partai PKB tersebut juga terus mendorong penguatan koordinasi antar perangkat daerah serta peningkatan pengawasan terhadap sektor-sektor yang berpotensi menyumbang retribusi.

“Karena hal tersebut sangat penting agar tidak ada potensi pendapatan yang terlewatkan, Oleh sebab itu kami terus mendorong Pemko melalui dinas terkait untuk terus berbenah, ” ungkap Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya tersebut.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa DPRD Kota Palangka Raya khususnya Komisi I akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan upaya optimalisasi PAD berjalan efektif.

“Dengan adanya pengawasan dan sinergitas yang kuat antar lembaga, kami optimis target PAD tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal bahkan melampaui target,” tambah Rusdiansyah, Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya tersebut. (red / ist)