​MURUNG RAYA, Langkah Kalteng ID – Guna memotret kondisi ekonomi terkini di tingkat desa, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Murung Raya resmi memulai agenda Sensus Ekonomi tahun 2026. Salah satu ujung tombak di lapangan adalah Normansyah, petugas sensus terpilih yang kini mulai bergerak melakukan pendataan secara door-to-door (jemput bola) di wilayah Kecamatan Barito Tuhup Raya.

Normansyah, yang telah melalui proses seleksi ketat oleh BPS Kabupaten Murung Raya, dipercaya untuk menyisir dua desa sekaligus, yakni Desa Dirung Sararong dan Desa Kohong. Kehadirannya di tengah masyarakat diharapkan mampu menyerap data akurat mengenai profil ekonomi warga setempat.

​”Pendataan serentak ini sudah kami mulai sejak 15 Juni lalu. Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, kami memiliki waktu selama 2,5 bulan untuk merampungkan seluruh pengumpulan data di lapangan,” ujar Normansyah saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Rabu (17/06/2026).

​Langkah jemput bola ini mendapatkan apresiasi penuh dari Camat Barito Tuhup Raya, Sularno, S.Pd., M.Si. Ia berharap seluruh petugas di lapangan dapat bekerja dengan sepenuh hati dan menjaga integritas dalam mengumpulkan data di lapangan.

​”Kami sangat mendukung penuh kegiatan sensus ini. Saya berpesan kepada para petugas agar bekerja dengan penuh dedikasi dan profesional. Harapan kita bersama, data yang dikumpulkan benar-benar akurat dan mencerminkan kondisi lapangan, sehingga nantinya data tersebut dapat bersinergi secara utuh dengan program pembangunan di Pemerintah Kecamatan Barito Tuhup Raya,” tegas Sularno.

​Metode jemput bola yang dilakukan petugas ini menjadi langkah krusial untuk memastikan data yang terkumpul benar-benar mencerminkan kondisi riil di masyarakat. Dengan turun langsung ke rumah-rumah warga, diharapkan partisipasi aktif masyarakat dapat meningkat, sehingga data yang dihasilkan nantinya menjadi acuan yang valid bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

Normansyah pun mengimbau masyarakat di Desa Dirung Sararong dan Desa Kohong untuk menerima petugas dengan tangan terbuka dan memberikan informasi yang sebenar-benarnya selama proses pendataan berlangsung

​”Partisipasi warga sangat kami harapkan. Informasi yang akurat sangat membantu pemerintah dalam merancang program pemberdayaan ekonomi yang tepat sasaran ke depannya,” pungkas Normansyah.

Sumber : Didi Nurhadi – langkah kalteng