Palangka Raya, Langkah Kalteng ID – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Maryani Sabran, mengharapkan pemerintah daerah (pemda) menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama, terutama jalan dan jembatan di wilayah pedalaman yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses.
“Karena pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta meningkatkan aktivitas perekonomian di desa-desa, “ ucapnya kepada awak media, Senin (3/8/26)
Maryani Sabran menyebutkan dari hasil kunjungan kerja ke sejumlah wilayah terpencil, masih banyak masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat minimnya fasilitas dasar. Bahkan, ada anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai belum tersedia jembatan penghubung.
“Oleh sebab itu, yang harus menjadi perhatian utama adalah kebutuhan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah harus menyeberang sungai untuk sekolah tanpa menggunakan sepatu, hal seperti ini jangan dibiarkan,” sebut Anggota Komisi IV DPRD Kalteng tersebut.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng tersebut juga menilai keterbatasan jalan dan jembatan bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada sulitnya akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperlambat pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
“Kami juga mendorong agar anggaran pembangunan lebih difokuskan pada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, bukan hanya kegiatan yang bersifat seremonial, “ jelas Politisi partai PDI Perjuangan tersebut.
Politisi partai PDI Perjuangan tersebut juga menuturkan jika ia diberi kewenangan, pembangunan jalan dan jembatan akan menjadi prioritas, Karena itu penyusunan anggaran harus benar-benar mempertimbangkan apa yang paling dibutuhkan masyarakat Kalimantan Tengah.
“Dan bukan itu saja masih banyak desa di Kalimantan Tengah yang membutuhkan perhatian serius dalam pemerataan pembangunan infrastruktur. Karena setiap kali mengunjungi desa-desa, kami melihat langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, “ tutur Maryani Sabran.
Lebih lanjut, Ia juga berharap pemerintah daerah menjadikan aspirasi masyarakat sebagai dasar dalam menentukan arah pembangunan, sehingga anggaran yang tersedia benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah pelosok Kalimantan Tengah, “ tutup Maryani Sabran Anggota Komisi IV DPRD Kalteng tersebut.

Tinggalkan Balasan