LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Perkumpulan Penyang Sahawung Pembela Utus Dayak Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat, khususnya pengguna media sosial, untuk menjaga etika dan kesopanan dalam menyampaikan pendapat, termasuk saat membahas Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran maupun keluarganya.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Ormas Perkumpulan Penyang Sahawung Pembela Utus Dayak Kalteng, Rangkap, S.E., M.M., C.Me. Ia menyayangkan masih adanya unggahan maupun komentar di media sosial yang dinilai mencatut nama pribadi dan keluarga Gubernur Kalteng.
Menurut Rangkap, kebebasan berpendapat di ruang digital tetap perlu disertai tanggung jawab. Ia meminta masyarakat tidak menjadikan media sosial sebagai ruang untuk menyerang atau menyudutkan pribadi seseorang.
“Kami dari DPP Penyang Sahawung menyayangkan masih banyak netizen di media sosial yang mencatut nama pribadi maupun keluarga Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran,” ujar Rangkap.
Ia menilai masyarakat perlu memahami batasan dalam menggunakan media sosial agar penyampaian kritik maupun pendapat tidak berkembang menjadi serangan terhadap pribadi seseorang.
“Kami berharap semua pihak tetap menjaga etika dan kesopanan dalam bersosial media. Jangan sampai kebebasan menyampaikan pendapat justru mengarah pada serangan terhadap pribadi seseorang,” katanya.
Rangkap juga mengingatkan, penggunaan media sosial memiliki konsekuensi hukum. Menurutnya, unggahan atau komentar yang dianggap menyerang kehormatan atau pribadi seseorang berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan dapat dikaitkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk UU ITE.
“Kita harus berhati-hati. Jangan sampai karena emosi atau perbedaan pandangan, seseorang membuat tulisan atau unggahan yang kemudian menimbulkan persoalan hukum,” tuturnya.
Meski demikian, Rangkap menegaskan, pihaknya mengajak masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif di Kalimantan Tengah. Perbedaan pandangan, menurutnya, semestinya tidak menghilangkan semangat persaudaraan dan kerukunan antarmasyarakat.
DPP Penyang Sahawung juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketenteraman, kenyamanan, dan keamanan di Kalimantan Tengah.
“Kalteng ini adalah rumah kita bersama, seperti Rumah Betang. Kita hidup berdampingan dengan berbagai suku, agama, ras, dan golongan. Karena itu, mari kita jaga kerukunan dan kedamaian demi Kalteng yang harmonis,” pungkas Rangkap.
Ia mengajak masyarakat menggunakan media sosial sebagai sarana menyampaikan informasi, kritik, dan aspirasi secara santun serta bertanggung jawab. Dengan demikian, ruang digital diharapkan turut mendukung terciptanya situasi sosial yang aman, nyaman, dan harmonis di Kalimantan Tengah. (CTR)

Tinggalkan Balasan