Palangka Raya, Langkah Kalteng ID – Keluarga Besar GBI Hope Rayon 8 Palangkaraya menggelar Ibadah dan Perayaan Natal bersama dengan penuh sukacita dan kebersamaan, bertempat di Main Hall Graha Rumah Pujian dan Doa Jalan Mahir Mahar Induk G.Obos Ujung (depan rizhuly cafe), Minggu (14/12/25).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Medianus Waruwu, S.H. mengatakan pada perayaan natal GBI Hope Rayon 8 Palangkaraya kali ini kami membuat satu konsep yang agak sedikit berbeda dari yang umum, yakni kami menyediakan meja-meja bersama dengan keluarga.

“Yang mana pada intinya itu kita mau mengimplikasikan bahwa di meja makan itu adalah tempat yang terbaik untuk keluarga saling berkomunikasi, saling berdiskusi, ” ucapnya.

Medianus menegaskan juga bahwa kami mau mengimplikasikan tema yang disediakan oleh PGI, bahwa kami memang ingin rangkul keluarga-keluarga, Karena Allah sendiri datang untuk keluarga.

Foto Ketua Panitia Medianus Waruwu, S.H Bersama Pdt. Dr. Kilat Kasanang, M.Th Gembala GBI Hope Rayon 8 Palangkaraya 

“Karena keluarga itu sangat berharga bagi Tuhan dan keluarga itu Tuhan sendiri yang merangkul, oleh sebab itu kami berupaya seluruh jemaat untuk saling merangkul keluarga masing-masing, ” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa pada perayaan natal ini kami mau mengajak keluarga, ayo saling berdiskusi, saling ngobrol, Orang tua dengan anak, Anak dengan orang tua, Istri dan suami, sehingga terjalin komunikasi yang baik dalam satu keluarga tersebut.

“Karena natal ini adalah sangat spesial sekali, sesuai tema yang diangkat adalah Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga, saya percaya bahwa bentuk dan format ibadah kita buat senyaman mungkin untuk setiap keluarga, ” tutur Medianus Waruwu.

Sementara, Gembala GBI Hope Rayon 8 Palangkaraya Pdt. Dr. Kilat Kasanang, M.Th menyampaikan bahwa dengan terjadinya bencana alam yang menimpa Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan juga Aceh, atas nama GBI Hope Rayon 8 Palangkaraya, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya terhadap saudara-saudara yang mungkin ikut menjadi korban dalam bencana tersebut.

“Namun demikian, kami pastikan kami akan terus berdoa dan kami titip pesan mari tetap mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga melalui bencana ini kita bukan semakin jauh daripada Tuhan tetapi justru melalui bencana ini kita melihat bahwa Tuhan sedang berbicara untuk mengajak kita kembali kepadanya, ” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kami juga berdoa Tuhan yang memulihkan keadaan Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh bahkan di beberapa tempat lain.

Foto Keluarga Besar GBI Hope Rayon 8 Palangkaraya menggelar Ibadah dan Perayaan Natal di Main Hall Graha Rumah Pujian dan Doa Jalan Mahir Mahar Induk G.Obos Ujung

“Dan semoga juga doa-doa dari gereja ini, dari tempat ini yang dipanjatkan oleh anak-anak Tuhan, juga Tuhan dengar supaya Tuhan segera memulihkan daerah-daerah yang sudah kena bencana tersebut, ” beber Pdt. Dr. Kilat Kasanang, M.Th Gembala GBI Hope Rayon 8 Palangkaraya tersebut.

Sebagai informasi, Gereja Betel Indonesia (GBI) Hope Rayon 8 Palangkaraya  ini sudah berdiri selama 14 tahun dari tahun 2018. Namun sebelum pindah ke Mahir Mahar, sudah berapa kali pindah tempat gereja seperti pernah Jalan Yosudarso, Jalan Sangga Buana, Jalan Lawu, dan terakhir di Main Hall Graha Rumah Pujian dan Doa Jalan Mahir Mahar Induk G.Obos Ujung.

Gedung Main Hall Graha Rumah Pujian dan Doa Jalan Mahir Mahar Induk G.Obos Ujung ini terbuka bagi komunitas, bagi persekutuan doa, bahkan bagi gereja-gereja yang ingin memakai gedung ini kami persilahkan karena ini adalah rumah tempat pujian dan tempat doa.

 

Sumber : ctr / tn-t7