Palangka Raya, Langkah Kalteng ID – Mengakhiri tahun 2025, Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo menggelar rilis bersama capaian kinerja mereka selama tahun 2025, bertempat di Aula Jayang Tingang, Rabu (31/12/25).

Pertemuan diikuti jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda, tokoh adat, pemuda, masyarakat, insan pers, serta undangan lainnya.

Mengawali pertemuan, Plt. Sekda Kalteng Leonar S. Ampung dalam pengantarnya, memaparkan kegiatan merupakan wujud pelaksanaan Pemerintahan Pusat di daerah.

Kegiatan diisi paparan dari Pangdam, Kapolda, Bank Indonesia, Pangdam dan BPS Kalteng.

Realisasi untuk Program MBG 422 sekolah, sekolah rakyat ada 4 daerah, diantaranya Palangka Raya, program UKT, 100 digitalisasi sekolah. Sektor 18.214 pemeriksaab gratis, dan layanan lainnya oleg 195 Puskesmas.

Bidang ekonomi telah ada 1.542 koperasi merah putih bidang ekpnomo 600.000 paket sembako disalurkan.

Beberapa penghargaan nasional diraih Gubernur Kalteng, seperti bidang pendidikan, program huma betang dll.

Pada kesempatan ini Gubernur memaparkan langkah pertama yang dilaksanakan menyelaraskan peogram strategis Presiden Pravowo dengan visi-misi pihaknya.

Adapun visi 2025-2030, “Kalteng Berkah dan Kalteng Maju” Manggatang Utus Dayak, dengan 5 prioritas pembangunan.

Pembangunan diarahkan berpihak dan berdampak kepada warga lokal atau masyarakat Dayak.

Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Tengah yakni DPRD, Forkopimda, pemerintah kabupaten dan kota, akademisi, perbankan, dunia usaha, serta masyarakat Kalimantan Tengah atas dukungan dan kolaborasinya.

“Dimana capaian yang diraih oleh Pemprov. Kalteng sepanjang 2025 adalah fondasi awal pembangunan, bukan tujuan akhir. Dimana tantangan ke depan dinilai semakin kompleks, sehingga diperlukan penguatan komunikasi, sinergi, dan kolaborasi lintas sektor, ” jelas Gubernur Kalteng tersebut.

Paparan Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan, terkait banyak hal, mulai masalah kamtibmas dan peran kepolisian bidang ketahanan pangan yang cukup membaik.

Bank Indonesia memaparkan prospek perekonomian 2026, dan kondisi tahun 2025. Perkiraan ekonomi tumbuh 2026 antara 5,25 hingga 6 persen. Angka inflasi 2,2 persen, ini capaian luar biasa dibawah target nasional, dan mendukung Gubernur yang akan terus berkomitmen meneruskan proses pembangunan melalui program Huma Betang.

 

Sumber : ctr / tn-t7.