MURUNG RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah bersama jajaran Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Murung Raya melakukan kunjungan kerja penting ke area konsesi PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) pada Sabtu (4/4/2026) pagi.
Rombongan tiba di lokasi pada pukul 08.00 WIB dan langsung melakukan penyisiran serta peninjauan fasilitas selama kurang lebih tiga jam. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keamanan aset perusahaan yang saat ini berada dalam pengawasan ketat aparat penegak hukum pasca-berhentinya operasional resmi PT AKT.
Optimalisasi Aset Melalui Tenaga Kerja Lokal
Meskipun PT AKT secara resmi tidak lagi beroperasi, pemerintah daerah mengambil langkah diskresi yang bijak agar fasilitas yang ada tidak terbengkalai. Dalam tinjauan yang berakhir pada pukul 11.00 WIB tersebut, Gubernur melihat langsung bagaimana aset-aset tersebut kini dikelola oleh tenaga kerja lokal di bawah bendera PT Bagas Bumi Persada (BBP).
“Fokus utama kita adalah memastikan aset di sini tetap terjaga dan tidak rusak. Dengan melibatkan pekerja lokal melalui PT BBP, kita memberikan solusi ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus memastikan pengawasan aset tetap berjalan di bawah koridor hukum,” ujar salah satu anggota rombongan Forkopimda di sela-sela peninjauan.
Poin Penting Hasil Peninjauan :
Pengawasan Hukum : Penegasan bahwa seluruh area tetap dalam pantauan ketat aparat hukum untuk mencegah aktivitas ilegal.
Keamanan Fasilitas : Memastikan infrastruktur tambang tidak mengalami penyusutan nilai akibat tidak terurus.
*Pemberdayaan Masyarakat:* Memberikan ruang bagi putra daerah untuk mengelola dan menjaga lingkungan kerja yang ada sebagai bentuk keberlanjutan penghidupan warga lingkar tambang.
Sinergi Pemerintah dan Aparat
Gubernur mengapresiasi langkah kolaboratif antara aparat keamanan dan manajemen PT BBP yang sejauh ini berhasil menjaga kondusivitas di wilayah tersebut. Pemerintah berharap, meskipun status hukum PT AKT masih dalam pengawasan, kehadiran pekerja lokal dapat meminimalisir potensi konflik dan kerawanan sosial.
Kunjungan resmi ini ditutup dengan diskusi singkat bersama perwakilan pekerja lokal sebelum rombongan meninggalkan lokasi pada pukul 11.00 WIB untuk melanjutkan agenda kerja lainnya.
Rilis Pers
Dinas Kominfo / Humas Protokol Provinsi Kalimantan Tengah
Media: Langkah Kalteng

Tinggalkan Balasan