LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sukses menyelenggarakan Turnamen Mini Soccer FKPPI Cup Kalteng 2026. Kompetisi sepak bola mini perdana yang dinantikan ini resmi ditutup di Lapangan Kamil Minisoccer, Jalan Tilung, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kamis (09/07/2026) malam.
Ketua FKPPI Kalteng, Emi Abriyani, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kelancaran turnamen yang diikuti oleh 14 tim tersebut. Meski persiapan panitia tergolong singkat—hanya berkisar satu hingga dua bulan—ajang ini sukses menjaring partisipasi dari tiga daerah di Kalimantan Tengah, yaitu Kota Palangka Raya selaku tuan rumah, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Katingan.
Untuk mengakomodasi antusiasme tinggi dari para peserta yang sudah tidak sabar untuk bertanding, babak penyisihan turnamen ini sengaja digulirkan lebih awal sejak tanggal 2 Juli, disusul dengan pembukaan resmi pada 3 Juli 2026.
“Jadi, melalui mini soccer ini, kita memperkenalkan lagi dan mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa FKPPI ini ada. Peserta juga sudah ingin segera bertanding, jadi tidak mau ditunda-tunda lagi. Alhamdulillah, dari awal sampai akhir kegiatan, kepanitiaan sangat kompak,” kata Emi saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Kamis (09/07/2026).
Emi menambahkan, pemilihan cabang olahraga mini soccer dinilai sangat tepat karena perkembangannya yang pesat dan digemari oleh berbagai kalangan saat ini.
Lebih dari sekadar kompetisi fisik, ajang olahraga ini membawa dampak positif yang luar biasa bagi internal organisasi. Turnamen ini terbukti ampuh menarik minat anak-anak purnawirawan serta anak TNI-Polri aktif yang masih berstatus mahasiswa untuk bergabung menjadi anggota baru FKPPI Kalteng.
“Lewat kegiatan ini, banyak anak-anak tentara dan polisi yang masih kuliah tertarik dan bilang, ‘Kami gabung dong di FKPPI’. Ini kebahagiaan tersendiri bagi kami karena eksistensi organisasi ini kembali dilirik dan diminati oleh generasi muda,” imbuhnya.
Turnamen perdana ini memperebutkan total hadiah yang cukup besar, dengan rincian Juara I mendapatkan Rp10 juta, Juara II Rp7 juta, Juara III Rp4 juta, serta penghargaan untuk pencetak gol terbanyak (top skor) sebesar Rp1 juta.
Melihat kesuksesan gelaran perdana ini, FKPPI Kalteng mengaku sangat terkesan dengan tingginya perhatian masyarakat. Sejak hari pertama bergulir, tribun penonton selalu dipadati oleh warga yang antusias menyaksikan pertandingan.
Merespons kesuksesan dan tingginya animo tersebut, pihak FKPPI memberikan sinyal positif bahwa turnamen ini akan diupayakan untuk berlanjut di masa mendatang dengan skala yang lebih besar.
Senada dengan Ketua FKPPI, Sekretaris FKPPI Kalteng, Robert Pransiska, menyampaikan harapan besarnya agar kompetisi ini dapat bertransformasi menjadi agenda tahunan yang jauh lebih masif.
Mengingat FKPPI memiliki kepengurusan di daerah yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalteng, Robert berharap turnamen berikutnya dapat menjaring partisipasi yang merata di seluruh wilayah Kalteng.
“Harapan kami ke depan event ini tetap berlanjut setiap tahun. Kami berharap nantinya setiap kabupaten bisa ikut mengirimkan perwakilan klub terbaiknya, mungkin dua sampai tiga klub. Ajang ini sangat penting untuk memberikan ruang positif bagi anak muda, menghidupkan kembali organisasi, serta mengajak masyarakat luas untuk belajar berorganisasi,” pungkas Robert. (ctr)

Tinggalkan Balasan