Palangka Raya, Langkah Kalteng ID – Upaya memerangi peredaran narkotika di Kalimantan Tengah dinilai membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum, pencegahan juga harus dilakukan bersama melalui pengawasan dan edukasi di lingkungan masing-masing.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sutik, mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam membantu mencegah sekaligus memutus mata rantai peredaran narkoba.

Menurutnya, persoalan narkotika merupakan ancaman serius yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda serta menghambat pembangunan daerah.

“Peredaran narkoba membutuhkan sinergi lintas sektoral dan peran aktif masyarakat. Masalah ini tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama,” kata Sutik di Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).

Ia menilai langkah pencegahan perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Upaya tersebut dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat tinggal, hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta berbagai organisasi dinilai perlu terus diperkuat.

Sutik juga mengingatkan pentingnya keberanian masyarakat dalam memberikan informasi apabila menemukan indikasi peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

“Kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan karena informasi yang cepat dapat membantu memutus mata rantai peredaran narkoba,” ujarnya.

Di sisi lain, edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika juga harus terus digencarkan. Menurutnya, masyarakat yang memiliki pemahaman yang baik akan lebih mudah mengenali potensi penyalahgunaan narkoba sekaligus mengambil langkah pencegahan.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat ikut peduli dan berani mengambil bagian dalam upaya pencegahan sesuai perannya masing-masing,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemberantasan narkotika tidak cukup hanya melalui tindakan hukum terhadap pelaku. Pencegahan sejak dini dan kepedulian lingkungan menjadi bagian penting untuk menekan potensi penyalahgunaan narkoba.

“Jika seluruh komponen masyarakat bergerak bersama, saya optimistis Kalimantan Tengah dapat menjadi daerah yang semakin aman dan terbebas dari ancaman narkoba,” demikian Sutik.