LANGKAHKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Kabar dugaan helikopter jatuh di kawasan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, mendapat perhatian Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran. Namun, pemerintah provinsi belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

Agustiar menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari instansi berwenang. Ia tidak ingin menyampaikan informasi yang belum memiliki dasar jelas kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Agustiar saat ditemui awak media di Aula Jayang Tingang Lantai 2, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya, Rabu (4/11/2026).

“Kami sangat prihatin jika informasi tersebut benar. Namun saat ini statusnya belum A1. Nanti jika sudah ada kepastian info resminya, akan segera kami kabarkan,” ujar Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran di Palangka Raya, Rabu (4/11/2026).

Pernyataan gubernur menunjukkan bahwa informasi mengenai dugaan kecelakaan helikopter masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut.

Hingga pernyataan tersebut muncul, Agustiar belum memberikan rincian mengenai identitas helikopter, operator penerbangan, maupun titik dugaan kejadian.

Informasi mengenai jumlah penumpang dan kemungkinan korban juga belum memperoleh kepastian dalam keterangan gubernur.

Kondisi ini menempatkan konfirmasi dari otoritas terkait sebagai kebutuhan utama. Sebab, informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Agustiar memilih menunggu kepastian sebelum pemerintah provinsi memberikan keterangan lebih jauh.

Sikap tersebut sekaligus menegaskan pentingnya akurasi informasi, terutama ketika kabar yang beredar menyangkut keselamatan penerbangan.

Meski demikian, pernyataan gubernur belum menjelaskan apakah instansi terkait telah melakukan pemeriksaan lapangan atau langkah pencarian.

Belum ada pula keterangan dalam pernyataan tersebut mengenai koordinasi pemerintah provinsi dengan otoritas penerbangan maupun tim penyelamat.

Dugaan kejadian di Seruyan Hilir membutuhkan kejelasan mengenai lokasi, waktu, dan kondisi sebenarnya.

Konfirmasi dari Basarnas, kepolisian, serta otoritas penerbangan menjadi penting untuk memastikan apakah terdapat insiden penerbangan di kawasan tersebut.

Tanpa hasil pemeriksaan resmi, informasi mengenai helikopter jatuh belum dapat menjadi kesimpulan faktual.

Pemerintah provinsi sendiri belum menyampaikan kepastian mengenai kejadian tersebut melalui pernyataan gubernur.

Agustiar memastikan akan menyampaikan perkembangan setelah menerima informasi yang valid.

Dengan demikian, status dugaan helikopter jatuh di Seruyan Hilir masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang. (red)