Palangka Raya, Langkah Kalteng – Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov.Kalteng) Menggelar Kegiatan Bincang Sore Bersama awak Media terkait agenda BI bulan November 2025, bertempat di Executive Lounge Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (11/11/25).
Sebagai informasi, agenda BI bulan November 2025 yakni Temu Responden dan Mitra Kerja Bank Indonesia 2025, Tema: “Relearning to Stay Relevant: Mengasah Daya Saing Melalui Pembelajaran Berkelanjutan” dan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025, Tema: “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional”.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BI Prov.Kalteng, Yuliansyah Andrias mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III 2025 mencapai 5,04 persen secara tahunan menunjukkan tren positif.
“Sehingga pertumbuhan ekonomi tersebut dipastikan berlanjut hingga akhir tahun, Oleh sebab itu sinergi antara BI dan Pemerintah faktor penentu, ” ucapnya kepada awak media.
Menurut, Yuliansyah kedepan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap positif, ditopang kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia yang terus mendorong akselerasi ekonomi.

Foto Bincang Sore Bersama awak Media terkait agenda BI bulan November 2025, bertempat di Executive Lounge Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah
“Dimana Bank Indonesia terus mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75 persen. Yang mana langkah ini sejalan dengan inflasi 2,5±1 persen untuk menjaga kestabilan ekonomi yang berkelanjutan, ” ungkap Kepala Perwakilan BI Prov.Kalteng tersebut.
Kepala Perwakilan BI Prov.Kalteng tersebut menyebutkan belanja pemerintah pusat juga menjadi pendorong utama permintaan domestik, Karena pemerintah terus menjadi motor utama pertumbuhan, khususnya melalui kebijakan fiskal.
“Sedangkan di Kalteng perekonomian terus ditopang oleh sektor industri pengolahan dan pertambangan, meskipun aktivitas ekspor dan impor juga menunjukkan penurunan, ” sebut Yuliansyah.
Lebih lanjut, Ia menuturkan dari data BI sendiri, ekspor di Kalteng periode Januari s/d September 2025 tercatat US$2,55 miliar, turun 14,21 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara impor juga menurun 47,22 persen menjadi US$28,34 juta.
“Akan tetapi nilai tukar rupiah diprakirakan tetap stabil didukung komitmen BI terus menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi tersebut, ” tutur Yuliansyah Andrias Kepala Perwakilan BI Prov.Kalteng tersebut. (Sumber : ctr/red/ist)

Tinggalkan Balasan