Palangka Raya, Langkah Kalteng ID – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran diwakili oleh dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Prov. Kalteng menghadiri Perayaan Natal Asosiasi Bawi Dayak, Budaya dan Pariwisata (ASBADATA) Kalimantan Tengah, bertempat di Huma Betang Kapakat Jalan RTA. Milono, Kamis (18/12/25).

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Linae Victoria Aden, mengemukakan bahwa perayaan Natal merupakan peristiwa iman yang mengajarkan tentang kasih, pengharapan, dan pengabdian.

“Nilai-nilai luhur Natal tersebut sangat sejalan dengan fondasi kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah yaitu Belom Bahadat, yang menuntun kita untuk hidup beradab, saling menghormati, menjunjung tinggi martabat manusia, serta menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan sang pencipta, ” ucapnya.

Foto dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Prov. Kalteng

Menurut, Linae Victoria Aden Disisi lain, peran perempuan Dayak memiliki makna yang sangat penting dan strategis. Bawi Dayak bukan hanya penjaga nilai-nilai budaya, tetapi juga penggerak pembangunan yang sesungguhnya.

“Dari rahim dan tangan perempuan Dayak lahir generasi yang berkarakter, beriman, berbudaya, dan cinta daerahnya. Perempuan Dayak berperan sebagai pendidik pertama dalam keluarga, penanam nilai moral, serta penguat ketahanan sosial masyarakat, ” katanya.

Kepala Dinas P3APPKB Prov. Kalteng tersebut menuturkan bahwa saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Asosiasi Bawi Dayak yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan Kalimantan Tengah.

“Kehadiran dan kiprah Asosiasi Bawi Dayak merupakan aset penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, ” tutur Linae Victoria Aden.

Lebih lanjut, Ia menyebutkan melalui momentum Natal ini, saya mengajak seluruh anggota Asosiasi Bawi Dayak untuk terus memperkuat peran dan kontribusinya, menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga persatuan, merawat toleransi, dan membangun Kalimantan Tengah yang rukun, bermartabat, dan sejahtera.

 

Foto Bersama

“Melalui Perayaan Natal diingatkan kembali untuk fungsi tugasnya sebagai seorang perempuan yang melahirkan anak-anak yang berkualitas nantinya untuk mempersiapkan anak-anak Kalimantan Tengah agar dapat menjadi anak-anak yang kuat, tangguh, berkarakter untuk membangun Kalimantan Tengah, ” , ” sebut Linae Victoria Aden Kepala Dinas P3APPKB Prov. Kalteng tersebut.

Sementara, Ketua Asbadata Prov. Kalteng Hj. Muliadina menyampaikan dalam hal ini kami, Asosiasi Bawi Dayak Provinsi Kalimantan Tengah untuk yang perdana kalinya mengadakan natal bersama Asbadata, inilah kita dalam kesatuan kita bahwa Bawidayak itu toleransi beragamanya sangat kuat.

“Kami hidup rukun dengan falsapah huma betang, dimana kita hadir di sini dengan tema Bawidayak menjadi terang untuk hidup dalam kasih dan kerukunan di tengah-tengah dalam hirup pikuknya masalah di Indonesia, ” ungkapnya.

Ia menambahkan juga mudah-mudahan momentum Natal ini membawa damai, kemudian pemerintah Kalimantan Tengah bisa memperhatikan antusias nya asosiasi Bawidayak dalam merayakan Natal.

“Karena kami tidak pandang bulu, baik itu agama Muslim, agama Nasrani, agama Buddha, Keharingan, kita kumpul dalam falsapah huma betang, itulah hebatnya Dayak, semoga damai Natal membawa ketentraman dan saling menghargai satu sama lainnya, ” tambah Hj. Muliadina Ketua Asbadata Prov. Kalteng tersebut.

 

Sumber : ctr / tn-t7